Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS

Beberapa minggu terakhir banyak para publisher yang menggunakan Blogger mengeluh karena seringnya iklan AdSense tidak muncul setelah mengaktifkan HTTPS di dasbor Blogger. Nah, pada kesempatan kali ini akan kita bahas mengenai cara mengatasi iklan AdSense tidak muncul setelah mengaktifkan HTTPS pada custom domain TLD di Blogger.

Menurut penglaman saya sendiri iklan AdSense tidak muncul karena terjadi mixed content. Mixed content secara singkat bila dijelaskan adalah kondisi dimana konten yang sudah terenkripsi bercampur dengan kontenyang belum terenkripsi pada suatu halaman situs sehingga menghambat browser untuk memprosesnya.

Cara Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS

Pihak Google sendiri juga sudah menjelaskan bahwa kode iklan yang diberikan sudah mendukung penayangan iklan yang aman melalui Secure Sockets Layer (SSL) pada semua laman, termasuk laman Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS).

Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai iklan AdSense yang akan ditampilkan di situs yang menggunakan SSL. Berikut ini yang saya kutip dari halaman dukungan AdSense :

    • Situs yang diaktifkan dengan HTTPS mengharuskan semua konten dalam laman, termasuk iklan, sesuai dengan SSL. Bagi sebagian besar pengguna, permintaan iklan AdSense selalu sesuai dengan SSL dan selalu ditayangkan melalui HTTPS, bahkan bila situs di sekitarnya adalah HTTP. Iklan yang sama bersaing dalam lelang, sehingga mengalihkan situs Anda ke HTTPS tidak akan berdampak pada iklan yang dilihat sebagian besar pengguna, atau pada tekanan lelang. Satu-satunya pengecualian adalah bagi pengguna yang berada di negara yang memblokir atau menurunkan lalu lintas HTTPS.
    • Jika situs Anda dapat diakses melalui HTTPS, Anda mungkin perlu memperbarui versi lama kode iklan AdSense untuk mencegah skrip AdSense diblokir sebagai konten campuran. Jika kode iklan AdSense Anda memiliki skrip yang diawali dengan “http://”, Anda harus memperbaruinya menjadi “https://”:
<script src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads. js">

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle. js">
  •  Versi HTTPS kode iklan juga aman untuk laman HTTP; Anda tidak perlu menayangkan dua versi yang berbeda.

Kode iklan yang sesuai dengan SSL juga dapat digunakan di situs HTTP dan tidak mengubah cara iklan ditampilkan di situs tersebut.

Dari penjelasan pihak AdSense tersebut yang perlu digaris bawahi adalah poin nomor dua. Disebutkan bahwa kita harus memperbarui kode iklan agar tidak terblokir sebagai mixed content. Seperti yang saya sebutkan diawal tadi, jika terjadi mixed content maka konten dengan HTTPS berisiko tidak termuat oleh browser. Mixed content ditandai dengan gambar gembok dicoret atau berwarna kuning dengan tanda seru pada browser.

Contoh Mixed Content

Nah langsung saja kita bahas bagaimana cara Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS

Bersihkan Mixed Content Dari Blog

Pertama bersihkan mixed content yang kemungkinan masih ada di blog kita, mengingat sebelumnya menggunakan HTTP. Browser akan mendeteksi mixed content apabila suatu halaman situs menggunakan domain dengan SSL namun salah satu konten yang dimuat masih menggunakan protokol HTTP biasa. Untuk konten atau resource yang harus menggunakan HTTPS agar tidak terjadi mixed content adalah :
  • Gambar
  • Script
  • Video
  • Flash
Untuk membersihkan konten tersebut dari HTTP dan agar menjadi HTTPS kita hanya perlu mengubah URL-nya menjadi HTTPS. Caranya cukup cari saja resource yang URL nya masih menggunakan “http://” pada template yang kita gunakan.
Versi mudahnya adalah copy semua kode XML template dari Blogger kemudian paste ke Text Editor. Setelah itu Find http:// dan replace menjadi https://.
Ganti HTTP ke HTTPS

Namun ingat, tidak semua konten atau resource yang kita ubah tadi domainya menggunakan SSL, sehingga lakukan secara selektif dan pastikan semua resource menggunakan HTTPS/SSL. Jika tidak mendukung HTTPS maka usahakan ganti atau cari alternatif sehingga resource tersebut menggunakan HTTPS.

Kemudian aplikasikan kembali template yang kita edit tadi dan terapkan. Pastikan logo gembok sudah menjadi hijau. Jika sudah berarti blog kita sudah bebas dari mixed content.

Pure HTTPS SSL tanpa Mixed Content

 

Gunakan Kode Iklan AdSense Ramah HTTPS/SSL

Setelah memastikan blog kita bersih dari mixed content maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah memastikan kode ikan yang digunakan sudah  yang terbaru dan ramah HTTPS/SSL.
Contoh kode iklan yang sudah ramah HTTPS/SSL dapat dilihat dibawah ini :
  • Kode iklan sinkron
    <script>
    google_ad_client=“ca-pub-xxxxxxxxxxxxxx”;
    google_ad_slot=“yyyyyyyyyyy”;
    google_ad_width=300;
    google_ad_height=250;
    </script>
    <script src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads. js"></script>
  • Kode iklan asinkron
    <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle. js"></script>
    <ins class="adsbygoogle"
    style="display:inline-block;width:300px;height:250px"
    data-ad-client="ca-pub-xxxxxxxxxxxxxx"
    data-ad-slot="yyyyyyyyyyy">
    </ins>
    <script>
    (adsbygoogle=window.adsbygoogle || []).push({});
    </script>
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js merupakan script AdSense terbaru yang mendukung HTTP maupun HTTPS, sehingga pastikan kode adsense yang digunakan atau dibuat menggunakan script dengan URL seperti ini.
Jangan lupa bahwa kita hanya memerlukan satu script seperti ini pada satu blog. Sehingga cukup tempatkan hanya satu kode pada header atau footer secara asinkron ataupun sinkronis sesuai dengan jenis iklan.

Setelah memastikan kode iklan yang dipasang sudah menggunakan versi yang terbaru selanjutnya hanya tinggal melihatnya. Untuk mencobanya saya sarankan untuk menghapus cache dan cookies agar file yang masih tersimpan dari halaman sebelumnya hilang dan tidak menimbulkan masalah.

Sukses Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS
Nah itulah tips dan cara Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS yang dapat saya jelaskan. Semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat. Jika terdapat kesulitan dapat ditanyakan pada kolom komentar. Terima Kasih.

Artikel Terkait

Cara Mempercepat Hard Disk Lambat dan Sering 100%

Mempercepat hard disk lambat! Ini yang kita butuhkan karena kinerja komputer PC atau laptop yang lambat dan...

Cara Menonton Siaran TV Digital

Cara menonton Siaran TV digital sebenarnya tidak berbeda dengan tv analog. Perbedaan yang ada adalah perangkat yang...

Cara Mengatasi Push Notification di Huawei Tidak Muncul atau Delay

Sudah dipastikan bahwa aplikasi yang masih menggunakan API push notification dari Google atau GMS pasti akan delay...

Cara Mengatasi Email Spoofing di Mail Server

Berikut ini akan kita bahas tentang cara mengatasi email spoofing yang mungkin sedang kita alami dan kita...

4 KOMENTAR

  1. Banyak faktor,
    – blm full approve
    – konten ga relevan buat ads
    – ads.txt
    – javascript adsnya ga/salah pasang
    – cache & kuki
    – dll.

    kemaren abis nambah domain baru ke dasbor 1 hari review & dapet email approve pas dipasang langsung muncul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pos Terkait

Kupon Diskon Ekstra 5%: TEMANREDPEDIA

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos Terbaru

Ragam Alasan Penting Tidak Membeli Mobil Bekas Terdampak Banjir dan Kecelakaan

Ada banyak sekali stok mobil bekas yang bisa dipilih mulai dari penjual individu atau bisa lewat dealer. Bahkan sekarang sudah tersedia beberapa situs jual...

Harga Spandek Besi dan Baja Terjangkau

Sebelum membeli material bangunan yang dibutuhkan, tidak ada salahnya untuk membandingkan terlebih dahulu. Baik dari tempat pembeliannya, merek yang akan dipilih, ukuran, dan juga...

Rekomendasi Charger iPhone PD Fast Charing Aman dan Berkualitas

Rekomendasi adaptor charger iPhone yang aman untuk BH(battery health) dengan protokol Power Delivery(PD) yang mendukung fast charging untuk iPhone 8 series, iPhone X series, iPhone 11 Series, iPhone 12 Series, iPhone 13 Series dan iPhone 14 series terbaru.