Cara Install dan Konfigurasi Webmail Serta Mail Server di Debian

2/14/2018 Add Comment
Instalasi Webmail dan Mail Server di Debian tentu sangat mudah dilakukan, hanya saja terkadang yang membuat gagal adalah kesalahan dalam konfigurasi agar dua aplikasi tersebut dapat terintegrasi dengan lancar. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membagikan hasil tugas atau laporan yang dulu pernahsaya kerjakan sewaktu di kelas 2 SMK. Sesuai judulnya yaitu cara install dan konfigurasi webmail dan mail server, yang membuat berbeda pada laporan ini hanyalah menggunakan 2 server untuk saling bertukar email.
Cara Install dan Konfigurasi Webmail Serta Mail Server di Debian

Seperti yang kita tau bahwa mail server dan webmail dapat dikatakan satu paket. Dimana mail server yang bertugas untuk mengurus email masuk dan keluar melalui protokol IMAP dan POP3-nya, sedangkan webmail bertugas untuk mempresentasikan mail server ke bentuk GUI melalui web browser.

Untuk aplikasinya sendiri saya menggunakan Postfix dan SquirrelMail. Posfix disini berfungsi sebagai mailbox untuk protokol IMAP dan POP3 sedangkan SquirrelMail berfungsi sebagai webmail. Untuk OS saat itu saya masih menggunakan Debian 6 karena dari sekolah dianjurkan untuk menggunakan Debian 6. Jadi jika ada perbedaan tampilan CLI harap dimaklumi, namun menurut saya tidak ada perbedaan yg signifikan.

Selain itu karena ukuran web yang kecil, untuk memperbesar ukuran font pada dukumen yang saya embed bisa kalian double-click atau dengan fullscreen mode.

Langsung saja berikut tutorial dari laporan yang pernah saya buat.

Instalasi dan Konfigurasi Webmail Serta Mail Server di Debian 




Nah itulah tutorial yang dapat saya berikan. Mungkin sedikit membingungkan karena laporan yang  saya berikan ini merupakan laporan untuk kegiatan ke-3 dari total 6 kegiatan yang semuanya menyangkut tentang webmail dan mail server. Yang paling menarik adalah saat mengintegrasikan mail server lokal ke mail server publik seperti Gmail atau Outlook. Jadi kita bisa mengirim email dengan alamat domain lokal. Mungkin lain kali akan saya bagikan juga tutorialnya.

Catatan yang saya tegaskan pada tutorial ini adalah teliti. Teliti dan cermat sangat diperlukan dalam instalasi software terutama basis CLI. Karena berbasis CLI ini lah kita tidak bisa hanya menghafal namun juga memahami proses yang sedang dilakukan.

Selain itu juga jangan terlalu 'terlena' dengan konfigurasi aplikasi servernyna saja. Tapi juga perhatikan tentang konfigurasi lain seperti hostname, DNS, IP Address dan juga firewall. Namun yang paling sering terjadi adalah melupakan proses restart program setelah melakukan konfigurasi ulang. Dengan kata lain langsung mencoba setelah selesai konfigurasi. Padahal sebagian besar aplikasi Debian memerlukan restart setelah konfigurasi ulang.

Mungkin itu saja  dari saya. Jika terdapat masalah saat instalasi atau proses lainnya jangan malu untuk bertanya di kolom komentar karena tujuan saya membuat blog ini adalah untuk diskusi dan berbagi. Semoga bermanfaat.


Cara Mengatasi Laptop atau Android yang Tidak Bisa Terhubung ke WiFi

2/08/2018 Add Comment
Bagi pengguna gadget berupa laptop ataupun android pasti pernah bahkan sering mengalami gadgetnya tidak bisa konek atau tersambung ke wifi padahal password yang dimasukan sudah benar. Jika tersambung hanya dengan status Limited atau No Internet Connection.  Hal tersebut pasti sangat menjengkelkan apabila sedang terburu-buru. Laptop atau android yang tidak bisa tersambung ke wifi tersebut biasanya hanya akan terjadi dibeberapa kondisi, seperti saat laptop sehabis sleep atau android setelah menggunakan mode terbang tapi bisa juga setelah kita disconnect dan reconnect tapi malah tidak bisa terhubung ke wifi lagi. Nah, pada kesempatan kali ini akan kita bahas cara mengatasi laptop atau android yang tidak bisa terhubung ke wifi.
Cara Mengatasi Laptop atau Android yang Tidak Bisa Terhubung ke WiFi

Pada topik yang saya bahas ini saya mengartikan wifi sebagai AP (Akses Poin) yang dapat berupa MiFi atau Wireless AP/Router. Saya tidak menyinggung tentang tethering via gadget android atau iphone karena sangat jarang masalah wifi yang tidak sapat terhubung terjadi saat menggunakan gadget tersebut sebagai media tethering.

Laptop atau android yang tidak bisa terhubung ke wifi dapat disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya :
  • Perangkat gadget atau AP wifi error
  • Perangkat kita terblokir atau sudah penuh
  • Hardware bermasalah atau terganggu 
  • Frekuensi yang digunakan tidak kompatibel 
  • Hardware wifi sedang digunakan oleh proses atau program lain 
Dari kemungkinan  penyebab laptop atau android yang tidak bisa tersambung ke wifi tersebut akan saya jelaskan cara mengatasinya. Sebelum itu pastikan kita memiliki hak atau dapat mengubah pengaturan atau letak wifi tersebut karena ada beberapa cara dimana kita harus sedikit mengubah pengaturan dan letak wifi.


Pastikan WiFi Tidak Digunakan Aplikasi Lain

Untuk pengguna Windows 10 dan Android pasti sudah tidak asing dengan fitur hotspot dan aplikasi file sharing Shareit. Bahkan di Windows terdapat softaware yang menyediakan fitur membuat hotspot di Notebook.

Hotspot aktif

Nah, apabila kita memiliki kedua aplikasi ini bisa kita coba pastikan terlebih dahulu bahwa kita tidak menjalankannya. Wifi tidak akan bisa digunakan ketika kita menghidupkan hotspot atau sedang menjalankan aplikasi Shareit di Android.

Pastikan juga kita tidak sedang pada Mode Aman atau Safe Mode, karena dibebrapa versi Android kita tidak bisa menggunakan internet saat menggunakan mode aman.

Restart Perangkat yang Tidak Bisa Terhubung ke WiFi

Kemudian jika kita tidak memiliki kedua aplikasi yang saya sebutkan sebelumnya, cara termudah dan pemecahan masalah paling awal adalah mencoba merestart gadget kita. Dengan melakukan restart diharapkan software driver dapat ter-refresh kondisinya sehingga memastikan hardware tidak malfungsi. 

Hal ini paling sering saya alami saat menggunakan notebook dengan OS Windows 10. Wifi dapat terdeteksi namun sinyalnya rendah padahal hanya berjarak 3 meter dari AP. Namun setelah restart kondisinya sesuai (sinyal full bar) dan langsung dapat terhubung.

Untuk cara restartnya cukup matikan power wifi, kemudian cabut kabel power atau baterai dan tunggu sekitar 1-5 menit. Setelah itu kembalikan seperti semula dan tinggal kita hidupkan.

Restart Perangkat Wireless AP/Router atau MiFi

Jika cara restart yang pertama belum menyelesaikan masalah maka coba juga untuk merestart AP atau MiFi yang kita gunakan. Dengan kata lain kita merestart kedua perangkat. Jika tidak ada gangguan secara hardware atau kondisi khusus lain, seharusnya metode restart ini bisa langsung mengatasi gangguan gadget kita yang sulit tersambung ke wifi.

Untuk cara restartnya sama seperti sebelumnya, cukup matikan power gadget, bila memunginkan caput baterai dan tunggu sekitar 1-5 menit. Setelah itu kembalikan seperti semula dan tinggal kita hidupkan kembali. Cara restart ini sangat efektif juga jika wifi yang kita sambung sering mengalami Limited Connection atau No Internet Access.

Sambung Ulang WiFi

Jika kita sudah pernah login ke wifi tersebut bisa kita coba untuk mengapusnya terlebih dahulu dari list wifi yang dikenal. Biasanya terdapat menu Lupakan Jaringan atau Forget Network untuk menghapusnya dari list.

Setelah itu coba kita sambungkan lagi dan memasukan password kembali. Ini salah satu cara mengatasi laptop atau android yang tidak bisa terhubung ke wifi yang paling sering saya gunakan sebelum melakukan restart.

Pastikan Perangkat WiFi Bebas Gangguan 

Gangguan yang saya maksud disini adalah gangguan umum seperti interferensi, halangan benda hidup, atau gangguan elektrik. Seperti yang kita tahu bahwa gelombang radio sangat rentan dengan faktor tersebut.

Dari poin ini pastikan agar AP tidak dekat dengan Microwave yang sedang digunakan. Tempatkan Ap pada tempat yang tidak bersebalahan dengan tanaman atau dengan barang elektorinik yang menggunakan sinyal seperti radio.

Selain itu gangguan juga bisa berasal dari sesama WiFi. Yang menyebabkan gangguan adalah interferensi channel yang sama sehingga gelombang yang diapncarkan saling bertabrakan. Untuk melihatnya bisa kita cek dengan aplikasi WiFi Analyzer di Android. Akan tampil semua SSID dengan deskripsi channelnya.

Kemudian tinggal kita sesuaikan channelnya ke channel yang dirasa tidak bertabrakan, biasanya adalah channel nomor 1,6,11. Mengubah channel merupakan cara paling efektif untuk menghindari interferensi pada penggunaan wireless.

Pastikan Frekuensi yang Digunakan Kompatibel

Jika perangkat WiFi yang kita gunakan ternyata baru, pernah diseting ualng atau kita belum pernah tersambung sebelumnya ada kemungkinan WiFi yang disebarkan tidak kompatibel dengan gadget atau notebook yang kita gunakan.

Ketidak cocokan tersebut bisa disebabkan karena penggunaan channel yang terlalu rendah atau tinggi sehingga chip WiFi tidak mampu bekerja pada frekuensi tersebut. Sehingga saya sarankan agar mengunakan channel yang tidak terlalu tinggi maupun rendah untuk menghindari ini.

Selain itu bisa juga karena penggunaan mode B/G/N/AC yang terdapat pada WiFi. Saya sarankan untuk mode ini bisa menggunakan  G Only, N Only, atau jika perangkat kita support frekuensi 5 Ghz AC bisa menggunakan single 5 Ghz AC dengan mematikan frekuensi 2.4 Ghz nya.

Penglaman yang saya dapatkan ketika dilapangan adalah kebanyakan laptop atau android yang tidak bisa terhubung ke wifi disebabkan penggunaan BGN Mixed yang sering bermasalah, sehingga banyak laptop atau android yang tidak bisa terhubung ke wifi atau login ke sana.

Perangkat Terblokir atau Pengguna Sudah Penuh

Biasanya kita tidak bisa tersambung disebebkan karena jumlah pengguna yang tersambung sudah penuh atau maksimal, sehingga kita akan ditolak saat ingin tersambung ke wifi. Untuk hal ini biasanya dapat dilihat dari jumlah pengguna. Untuk AP Router yang seharga 500rb kebawah biasanya hanya maksimal untuk sekitar 9 user yang terhubung bersamaan. Cara mengatasi yang satu ini hanya kita mengupgrade atau menambah APnya.
 Wifi diblokir
Akan tetapi jika kita hanya numpang wifi gratisan bisa jadi perangkat kita diblacklist di Routernya. Gamabr diatas merupakan contoh pemblokiran wifi. Untuk yang ini ciri-cirinya memang hanya tidak bisa terhubung namun kita masih bisa melihat SSID Wifinya. Jika ini terjadi mungkin kita memang tidak diinginkan untuk menikmati wifi tersebut dan sudah mutlak laptop atau android yang tidak bisa terhubung ke wifi tersebut setelah terblokir.

Hubungi Penyedia Internet Terkait

Jika masalah tersebut belum teratasi dan kita sangat awam maka jalan keluar paling mudah adalah menghubungi ISP yang kita gunakan. Teknisi dari ISP lebih tau dan berpengalaman dari penyebab maslaah yang kita bahas ini namun dengan standar perangkat mereka. Intinya sebanarnya sama tapi jika saya tuliskan secara rinci mungkin akan panjang sekali karena saya juga pernah bekerja sebagai teknisi di sebuah ISP.

Nah itulah beberapa masalah yang menyebabkan laptop atau android tidak bisa terhubung ke wifi. Untuk pemecahanya saya sebutkan sederhana saja agar tidak terlalu panjang. Sehingga jika masih bingung atau ada permasalahan lain yang mencurigakan bisa ditanyakan di kolom komentar. Jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat.

Cara Mendapatkan Sitelink dari Google

1/19/2018 Add Comment
Bagaimana cara mendapatkan sitelink dari Google? Tunggu dulu, masih sering saya mendapati thread tentang tutorial atau cara membuat sitelink di Google Webmaster yang muncul di beranda Facebook. Padahal fitur tersebut sudah dihilangkan sejak beberapa tahun lalu. Kalau tidak salah, 2017 Google hanya memberikan sitelink kepada situs-situs yang pantas dimata algoritmanya. Dengan kata lain untuk sekarang ini sitelink hanya diberikan dan ditentukan oleh Google dan kita tidak bisa membuatnya sendiri. Untuk itu kita harus sangat memperhatikan kriteria yag mungkin digunakan pada algoritma untuk memperbesar peluang mendapatkan sitelink tersebut.
Panduan Cara Mendapatkan Sitelink dari Google

Apa itu Sitelink?
Sitelink secara garis besar adalah hasil pencarian dari kata kunci tertentu yang muncul di bawah URL root sebuah domain(home page) namun dengan peletakan khusus dan biasanya masih terkait dengan domain utama. Dengan kata lain sitelik merupakan anak atau bagian dari hasil kata kunci yang kita cari. Sitelink bisa saja mengarahkan kita ke sebuah artikel, halaman khusus atau subdomain tertentu. Seperti itu karena tujuan utama Google memberikan sitelink kepada situs tertentu untuk mempermudah navigasi situs tersebut dihalaman pencarian Google.

Dari penjelasan singkat diatas semoga dapat memberi sedikit pencerahan. Sedangkan panduan ini saya buat berdasarkan pengalaman blogging menggunakan Blogger dan Wordpress self-hosted selama ini. Maka dari itu nantinya ada beberapa poin yang hanya bisa dilakukan disalah satu platform yang saya gunakan. Sebenarnya artikel ini adalah kelanjutan kisah dari Optimasi SEO Off Page yang sempat saya bahas. Bisa dikatakan juga karena optimasinya lancar dan trafik yang masuk juga naik sehingga menambah peluang untuk domain baru ini cepat mendapatkan sitelink.

REDpedia.com ini saya daftarkan pada pertengahan Septembar 2017 (bisa dilihat melalui WHOIS) dan mulai aktif posting di pertengahan Oktober. Tidak disangka ternyata bisa mendapatkan sitelink hanya dalam waktu 3 bulan dan hal yang membuat menarik adalah artikel yang saya posting belum genap ada 20 artikel. Lebih hebat lagi mungkin domain yang saya kelola untuk e-commerce Gisa Craft yang bisa mendapatkan sitelink hanya dalam 1 bulan. Namun walaupun lebih cepat, sitelink yang didapatkan Gisa Craft lebih banyak dan lebih stabil dibandingkan REDpedia.com.

Saya rasa itu wajar saja karena pengaruh perbedaan platform yang digunakan, perbandingan jumlah artikel, trafik organik dan jumlah view per kunjungan juga berbeda jauh.

Contoh sitemap redpedia & gisa craft


Terlihat perbedaannya, dimana Gisa Craft lebih condong mendapatkan sitelink yang benar-benar merupakan menu navigasi di dalam situsnya. Sedangkan REDpedia.com mendapatkan sitelink yang berupa navigasi dan artikel. Ini sangat wajar karena kita tidak bisa menentukan mana yang akan tampil sebagai sitelink dan algoritma Google yang menentukannya.

Bagaimana Cara Mendapatkan Sitelink dari Google? 
Langsung saja kita bahas satu persatu praktik yang sudah saya lakukan untuk mendapatkan sitelink dalam waktu yang bisa dibilang singkat ini. Sebagai catatan, saya tidak memberikan jaminan panduan ini akan memberikan hasil yang sesuai karena disini saya hanya menganalisa peluang mana yang dapat dimaksimalkan untuk mendapatkan sitelink.

Panduan cara mendapatkan sitelink yang akan saya berikan akan dibagi menjadi 4 bagian dengan penjelasan ditiap bagian.

Maksimalkan Identitas Domain dan Branding

Kunci sekaligus cara mendapatkan sitelink yang pertama adalah  memperbesar peluang menduduki peringkat 1 di  Google dengan memanfatkan domain dan branding. Domain yang saya maksud adalah alamat situs atau blog yang kita kelola, sedangan branding disini adalah nama dari situs tersebut.

Sepengetahuan saya, sitelink hanya muncul dibawah URL home page situs pada hasil pencarian dengan kata kunci nama dari situs tersebut dan harus berada di posisi pertama. Dengan begitu haruslah kita berusaha memperbesar peluang menjadi nomor 1 dengan menggunakan kata kunci nama blog atau situs kita meskipun menggunakan domain baru. Untuk memaksilamkan pecncarian dengan kata kunci nama situs kita adalah dengan menggunakan domain dan nama situs yang unik sekaligus relevan pada situs yang kita kelola.Dengan menggunakan nama dan domain situs yang unik maka kita akan memper besar peluang menduduki nomor 1 di hasil pencarian.

Contohnya adalah branding REDpedia yang saya miliki dengan domain redpedia.com, nama situs dan domainnya tidak bebeda. Begitu pula pada hasil pencarian Google, persaingan dengan kata kunci "redpedia" masih terbilang sedikit dan yang menggunakan nama tersebut kebanyakan hanyalah pengguna situs bukan nama sebuah situs.

Pada poin ini yang paling saya tegaskan adalah maksimalkan branding kita sehingga menjadi urutan pertama dimesin pencari dengan kata kunci sesuai branding yang kita miliki. Karena menjadi nomor 1 di mesin pencari adalah syarat pokok agar kita bisa mendapatkan sitelink.

Perbaiki Optimasi SEO On Page

Pada poin ini saya memaksimalkan beberapa bagian dari SEO On Page. Karena ini berhubungan dengan SEO maka dapat dibilang susah-susah gampang dan membutuhkan kesabaran. Sebenarnya optimasi seo on page ini lebih condong untuk merapikan kalimat deskripsi yang muncul pada sitelink. Dengan kata lain kita akan memaksimalkan bagian-bagian penting pada website agar mudah dikenali robot.

Gunakan Template Terstruktur
Menggunakan template dengan struktur yang jelas tentu akan mempermudah robot melakukan perayappan di situs kita. Dengan begitu robot akan dengan mudah mengenali bagian-bagian penting yang ada di situs.

Contoh struktur template

Struktur yang saya maksud adalah template tersebut memiliki deskripsi atau tag khusus yang dapat memberitahu robot tentang identitas suatu halaman, contohnya seperti gambar diatas. Struktur suatu template dapat kita lihat dengan Alat Uji Coba Data Terstruktur dari Google. Disana akan ditampilkan ada apa saja tag struktur yang dimiliki tempalte tersebut. Jika template yang kita gunakan memilikiya maka struktur yang ada dapat kita lihat melalui Webmaster > Tampilan Penelusuran > Data Terstruktur.

Maksimalkan Penggunaan Meta Deskripsi
Meta deskripsi merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Ini karena meta deskripsi yang akan muncul sebagai keterangan deskripsi di hasil pencarian mesin pencari dan membantu robot mencocokan dengan kata kunci yang dicari. Dengan bantuan meta deskripsi juga nantinya sitelink yang muncul akan lebih rapi hasilnya dan bukan paragraf pertama dari artikel. Biasanya meta deskripsi yang akan muncul dibagian bawah judul sitelink.

Untuk platform Blogger meta deskripsi pada postingan dan halaman bisa diatur pada bagian Pengaturan > Preferensi Penelusuran > Deskripsi.

Gunakan Google Webmaster Tool
Webmaster Google memiliki opsi Data Highlighter yang dapat membantu kita mengoptimalkan struktur suatu situs meskipun template yang kita gunakan kemungkinan tidak mendukungnya. Gunakan tool ini untuk membedah struktur halaman situs sesuai dengan jenis kontennya.

Selain Data Highlighter gunakan juga opsi penambahan Sitemap dan Indexing (Ambil sebagai Google). Tool tersebut membantu mempercepat artikel kita terindex di Google. Jika kita menggunakan Wordpress maka pada bagian Sitemap kita bisa membedakan antara submit artikel dengan halaman yang kita miliki.

Inti dari kedua tool tersebut adalah memastikan agar Google mengindex semua halaman maupun artikel yang kita publikasikan. Namun ingat, jika menggunakan file robot.txt maka pastikan agar bot di ijinkan untuk mengakses konten yang kita submit tadi.

Pasang Plugin SEO
Jika menggunakan Wordpress self-hosting kita dapat memasang plugin SEO seperti Yoast SEO. Usahakan artikel atau halaman yang dipublikasikan memiliki skor Readability dan SEO berwarna hijau.

Setelah itu centang pada bagian "This article is cornerstone content" yang menandakan bahwa halaman yang akan kita posting ini merupakan halaman penting atau artikel khusus. Pada situs Gisa Craft sendiri halaman kategori produk saya tandai dengan ini dan hasilnya muncul sebagai sitelink.

Optimalkan Kualitas Artikel

Secara teori Google menyukai artikel unik dan original. Tidak cukup hanya unik dan original saja, namun juga harus bermanfaat. Ini mungkin salah satu jalan atau  cara mendapatkan sitelink yang berpeluang besar.

Jika kita mambuat suatu artikel dan trafik organiknya sangat tinggi maka peluang artikel tersebut manjadi sitelink sangatlah besar. Contohnya adalah artikel tentang VoIP yang ada di redpedia.com yang menjadi bagian sitelink.

Dengan artikel yang berkualitas tentu pengunjungnya akan semakin betah untuk membaca dan kemungkinan akan menduduki halaman pertama Google. Hal ini saya rasa dapat menjadi alasan mengapa artikel dengan pengunjung organik tinggi dan bounce rendah berpeluang menjadi sitelink.
Sedangkan untuk halaman yang menjadi sitelink haruslah halaman yang berisi dan berguna bagi pengunjung. Tapi hal ini belum bisa saya pastikan karena ada halaman kosong dan dengan deskripsi singkat juga menjadi sitelink di situs saya.

Jadikan Situs atau Blog Menjadi Lebih Mapan

Tambah dan Stabilkan Trafik Organik
Mungkin trafik organik merupakan syarat ke-2 setelah harus mendapatkan posisi pertama untuk memiliki sitelink pada hasil pencarian situs kita. Saya pikir 11-12 sama seperti untuk mendpatkan matched content pada Adsense. Dengan kata lain cara mendapatkan sitelink tidak berbeda jauh jalannya seperti mendapatkan mathced content Adsense. Untuk melihat trafik secara akurat saya sarankan menggunakan Google Analytic.

Statistik Visitor Gisa Craft

Seperti yang saya sampaikan diawal, Gisa Craft mendapatkan sitleink hanya dalam waktu 1 bulan. Sedangkan trafiknya sendiri berasal dari Instagram dan Organik (Direct & Pencarian). Perhari PV yang didapat sekitar 400, untuk page per sesi rata-rata 7 halaman dengan rata-rata durasi 9 menit per kunjungan. Bounce rate yang didapat pun sangat bagus, yaitu 29%. Saya berikan sampel seperti itu agar dapat menjadi bayangan sekaligus target untuk memperbesar peluang mendapatkan sitelink.

Posting Artikel Terjadwal
Menjadwalkan update artikel juga sangat penting untuk membantu kesetabilan trafik pada situs. Perbesar peluang mendapatkan trafik organik dengan membuat artikel yang up to date atau yang baru trending.

Saya sendiri menjadwalkan untuk update artikel paling tidak 1 artikel perminggu. Walaupun masih sering 'bolong' paling tidak masih ada artikel yang up to date dan dapat memberikan kontribusi pengunjung organik.

Nah itulah panduan cara mendapatkan sitelink dari Google yang dapat saya berikan. Semua yang saya tulis diatas sudah saya praktikan dan sudah terbukti. Tapi tetap saja saya tidak memberikan jaminan akan berhasil karena sudah saya katakan panduan ini mungkin hanya akan memperbesar peluang mendapatkan sitelink dengan waktu yang singkat.

Jika masih bingung atau terdapat hal yang mengganjal tentang artikel cara mendapatkan sitelink ini bisa kita diskusikan lewat kolom komentar. Jangan lupa share artikel ini dan suscribe REDpedia untuk mendapatkan update terbaru dari saya. Terimakasih dan semoga bermanfaat !

Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS

1/11/2018 Add Comment
Beberapa minggu terakhir banyak para publisher yang menggunakan Blogger mengeluh karena seringnya iklan AdSense tidak muncul setelah mengaktifkan HTTPS di dasbor Blogger. Nah, pada kesempatan kali ini akan kita bahas mengenai cara mengatasi iklan AdSense tidak muncul setelah mengaktifkan HTTPS pada custom domain TLD di Blogger.

Cara Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS

Menurut penglaman saya sendiri iklan AdSense tidak muncul karena terjadi mixed content. Mixed content secara singkat bila dijelaskan adalah kondisi dimana konten yang sudah terenkripsi bercampur dengan kontenyang belum terenkripsi pada suatu halaman situs sehingga menghambat browser untuk memprosesnya. 

Pihak Google sendiri juga sudah menjelaskan bahwa kode iklan yang diberikan sudah mendukung penayangan iklan yang aman melalui Secure Sockets Layer (SSL) pada semua laman, termasuk laman Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS).

Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai iklan AdSense yang akan ditampilkan di situs yang menggunakan SSL. Berikut ini yang saya kutip dari halaman dukungan AdSense :
  • Situs yang diaktifkan dengan HTTPS mengharuskan semua konten dalam laman, termasuk iklan, sesuai dengan SSL. Bagi sebagian besar pengguna, permintaan iklan AdSense selalu sesuai dengan SSL dan selalu ditayangkan melalui HTTPS, bahkan bila situs di sekitarnya adalah HTTP. Iklan yang sama bersaing dalam lelang, sehingga mengalihkan situs Anda ke HTTPS tidak akan berdampak pada iklan yang dilihat sebagian besar pengguna, atau pada tekanan lelang. Satu-satunya pengecualian adalah bagi pengguna yang berada di negara yang memblokir atau menurunkan lalu lintas HTTPS.
  • Jika situs Anda dapat diakses melalui HTTPS, Anda mungkin perlu memperbarui versi lama kode iklan AdSense untuk mencegah skrip AdSense diblokir sebagai konten campuran. Jika kode iklan AdSense Anda memiliki skrip yang diawali dengan "http://", Anda harus memperbaruinya menjadi "https://":
    • <script src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads. js">
    • <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle. js">
  •  Versi HTTPS kode iklan juga aman untuk laman HTTP; Anda tidak perlu menayangkan dua versi yang berbeda.
Kode iklan yang sesuai dengan SSL juga dapat digunakan di situs HTTP dan tidak mengubah cara iklan ditampilkan di situs tersebut.

Dari penjelasan pihak AdSense tersebut yang perlu digaris bawahi adalah poin nomor dua. Disebutkan bahwa kita harus memperbarui kode iklan agar tidak terblokir sebagai mixed content. Seperti yang saya sebutkan diawal tadi, jika terjadi mixed content maka konten dengan HTTPS berisiko tidak termuat oleh browser. Mixed content ditandai dengan gambar gembok dicoret atau berwarna kuning dengan tanda seru pada browser.
Contoh Mixed Content
Nah langsung saja kita bahas bagaimana cara Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS

Bersihkan Mixed Content Dari Blog

Pertama bersihkan mixed content yang kemungkinan masih ada di blog kita, mengingat sebelumnya menggunakan HTTP. Browser akan mendeteksi mixed content apabila suatu halaman situs menggunakan domain dengan SSL namun salah satu konten yang dimuat masih menggunakan protokol HTTP biasa. Untuk konten atau resource yang harus menggunakan HTTPS agar tidak terjadi mixed content adalah :
  • Gambar
  • Script
  • Video
  • Flash
Untuk membersihkan konten tersebut dari HTTP dan agar menjadi HTTPS kita hanya perlu mengubah URL-nya menjadi HTTPS. Caranya cukup cari saja resource yang URL nya masih menggunakan "http://" pada template yang kita gunakan.

Versi mudahnya adalah copy semua kode XML template dari Blogger kemudian paste ke Text Editor. Setelah itu Find http:// dan replace menjadi https://.
Ganti HTTP ke HTTPS
Namun ingat, tidak semua konten atau resource yang kita ubah tadi domainya menggunakan SSL, sehingga lakukan secara selektif dan pastikan semua resource menggunakan HTTPS/SSL. Jika tidak mendukung HTTPS maka usahakan ganti atau cari alternatif sehingga resource tersebut menggunakan HTTPS.

Kemudian aplikasikan kembali template yang kita edit tadi dan terapkan. Pastikan logo gembok sudah menjadi hijau. Jika sudah berarti blog kita sudah bebas dari mixed content.
Pure HTTPS SSL tanpa Mixed Content

Gunakan Kode Iklan AdSense Ramah HTTPS/SSL


Setelah memastikan blog kita bersih dari mixed content maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah memastikan kode ikan yang digunakan sudah  yang terbaru dan ramah HTTPS/SSL.
Contoh kode iklan yang sudah ramah HTTPS/SSL dapat dilihat dibawah ini :
  • Kode iklan sinkron
    <script>
    google_ad_client=“ca-pub-xxxxxxxxxxxxxx”;
    google_ad_slot=“yyyyyyyyyyy”;
    google_ad_width=300;
    google_ad_height=250;
    </script>
    <script src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads. js"></script>
  • Kode iklan asinkron
    <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle. js"></script>
    <ins class="adsbygoogle"
    style="display:inline-block;width:300px;height:250px"
    data-ad-client="ca-pub-xxxxxxxxxxxxxx"
    data-ad-slot="yyyyyyyyyyy">
    </ins>
    <script>
    (adsbygoogle=window.adsbygoogle || []).push({});
    </script>
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js merupakan script AdSense terbaru yang mendukung HTTP maupun HTTPS, sehingga pastikan kode adsense yang digunakan atau dibuat menggunakan script dengan URL seperti ini.

Jangan lupa bahwa kita hanya memerlukan satu script seperti ini pada satu blog. Sehingga cukup tempatkan hanya satu kode pada header atau footer secara asinkron ataupun sinkronis sesuai dengan jenis iklan.

Setelah memastikan kode iklan yang dipasang sudah menggunakan versi yang terbaru selanjutnya hanya tinggal melihatnya. Untuk mencobanya saya sarankan untuk menghapus cache dan cookies agar file yang masih tersimpan dari halaman sebelumnya hilang dan tidak menimbulkan masalah.

Sukses Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS

Nah itulah tips dan cara Mengatasi Iklan AdSense Tidak Muncul Setelah Mengaktifkan HTTPS yang dapat saya jelaskan. Semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat. Jika terdapat kesulitan dapat ditanyakan pada kolom komentar. Terima Kasih.

Cara Nembak WiFi dan Menyebarkannya Kembali

1/07/2018 Add Comment
Cara nembak wifi dan menyebarkannya kembali untuk mendapatkan akses internet wifi gratis ataupun berbayar memang banyak cara dan topologinya. Seperti saat rumah kita dekat dengan hotspot Wifi.ID Corner dan kita ingin nembak wifi tersebut agar dapat menikmati akses wifi.id tanpa harus ketempatnya. Beda lagi ketika dekat rumah ada kafe yang menyediakan akses hotspot wifi gratis dan kita ingin menembak wifi tersebut dengan diam-diam, jika seperti ini maka alat yang dibutuhkan harus bisa berkamuflase.

Cara Nembak WiFi dan Menyebarkannya Kembali

Sedangkan untuk menembak wifi.id sendiri kita harus tau bagaimana kondisi akses point (AP) yang ada dan membutuhkan alat yang lebih khusus agar koneksi yang didapatkan nanti stabil. Nah, pada kesempatan kali ini akan saya bagikan Cara Nembak WiFi dan Menyebarkannya Kembali dengan alat sederhana dimana dapat digunakan di kedua kondisi yang saya sebutkan tadi.

Pada dasarnya alat pada hotspot wifi akan diatur sebagai pemancar atau disebut akses poin (AP) sedangkan yang terhubung kesana disebut klien (Station). Sehingga untuk menembak wifi kita memerlukan alat yang bersifat menerima wifi. Disini akan saya berikan dua opsi : opsi murah dan opsi modal. Langsung saja kita bahas kedua opsi tersebut.

Nembak Wifi Versi Murah 

Seperti judulnya, opsi kere hore ini modalnya tidak lebih dari 150 ribu rupiah. Dengan modal seminim itu kita dapat 'menikmati' wifi tetangga tanpa harus mendekat. Akan tetapi konsekuensi untuk opsi versi kere hore ini adalah kita tidak bisa menyebarkannya lagi ke perangkat lain, sehingga hanya 1 perangkat saja yang dapat berwifi ria dan itupun harus berstatus sebagai komputer.

Alat yang berfungsi sebagai station di opsi ini adalah USB Wifi Reciever. Di toko-toko komputer banyak sekali dan harganya bervariasi. Disini saya akan menggunakan mini receiver TP-Link WN-72N. Mengapa saya menggunakan itu? Karena saya cari yang kompatibel dengan Linux dan Mac.


Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • USB Wifi Receiver
  • USB Extender
  • Plat atau Kawat Jaring (Strimin)
  • Data Lokasi
Untuk saya sendiri menghabiskan modal 98 ribu rupiah untuk TP-Link WN-72N yang saya beli di Jogja Tronik dan 21 ribu rupiah untuk USB Extender sepanjang 5 meter. Untuk diperhatikan bahwa hati-hati dalam memilih USB Extender, semakin panjang maka semakin besar USB Wifi Receiver tidak dapat berfungsi karena kekurangan arus listrik.

Sedangan plat atau kawat jaring dibutuhkan jika sinyal benar-benar susah didapatkan. Disini kawat atau plat berfungsi sebagai reflektor ke arah Wifi Receiver.

Data lokasi yang saya maksud adalah jarak dan status wifi yang diterima. Jarak yang masih logis dilakukan dengan cara ini dalah 50 meter dan dengan status wifi jika dilihat dari HP masih terdeteksi.


Pemasangan

Pemasangan alat untuk menembak wifi sendiri langsung bisa diterapkan dengan menghubungkan USB Extender ke PC/Notebook dan ke Wifi Receivernya. Pada pemasangan ini yang berpengaruh adalah jarak AP dengan kita dan panjang kabel USB Extender.

Logikanya semakin panjang kabel maka hambatan semakin besar dan arus yang sampai semakin mengecil sehingga daya yang didapatkan sedikit kurang dan menyebabkan jangkauan receivernya mengecil bahkan bisa putus nyambung.

Sedangkan faktor jarak AP masih dapat diakali dengan mengatur ketinggian dan fokus dengan bantuan plat atau strimin tadi. Akan tetapi jika power pemancar atau penerima tidak bisa menjangkau seperti yang saya katakan sebelumnya di bagian survey maka opsi ini tidak bisa dilakukan karena kemungkinan antara AP dan Station tidak terdeteksi.

Untuk penempatan pemasangan yang perlu diperhatikan adalah kita harus mencari tempat yang sedikit penghalangnya. Contohnya adalah jendela atau ventilasi, kedua lubang ini akan lebih besar kemungkinan berhasilnya daipada diletakan di dalam ruangan. Jika ingin lebih maksimal lagi letakan di luar rumah seperti di jendela teras atau plafon depan rumah. Dengan ketinggian sperti jendela atau plafon seharusnya sudah optimal karena rata-rata prabot rumah(penghalang) lebih rendah dari itu.

Cara Menembak WiFi dan Menyebarkannya Kembali: cara nembak wifi tetangga

Posisi yang saya sarankan adalah kabel horisontal namun posisi receiver vertikal. Untuk jelasnya lihat gambar. Ini untuk memaksimalkan antenna yang ada di receiver. Namun kembali ke tipe receiver yang dibeli, sehingga sesuaikan sesuai bentuk antenna.

Yang terakhir adalah tambahan plat atau strimin. Tambahkan plat atau strimin di belakang receiver sehingga mirip posisi antenna TV. Sesuaikan dengan letak antena internal receiver sehingga hasilnya lebih maksimal dan fokus. Untuk gambarannya bisa lihat pada gambar.

Cara nembak wifi dan menyebarkannya kembali dengan metode ini hasilnya pun cukup memusakan. Disini saya mendapatkan sinyal 2-3 bar naik turun. Sedangkan kecepatannya sendiri masih bisa dubilang cukup untuk sekedar browsing. Pada versi eksperimen ini antara keberhasilan dan kegagalan masih bisa dibilang seimbang mengigat alat yang digunakan hanya sederhana namun jaraknya masih cukup dekat.

sinyal nembak wifi

 hasil nembak wifi internet


Nembak Wifi Versi Modal

Untuk cara nembak wifi versi modal ini akan sedikit lebih rumit karena kita memerlukan konfigurasi khusus namun intinya sama dengan yang versi murah. Akan tetapi cara nembak wifi versi modal ini dapat kita sebarkan lagi ke banyak perangkat HP atau Notebook.

Tidak hanya itu, jika ternyata target sinyal dan lokasinya memungkinkan maka kita dapat menembak wifi tersebut hingga jarak 2 KM bahkan lebih. Maka dari itu harga yang dikeluarkan akan sebanding dengan hasil.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • Radio Station
  • Kabel LAN
  • Router /AP Router
  • Data Lokasi
Radio station yang saya maksud adalah alat penerima atau pemancar yang biasanya digunakan di bisnis internet. Umumnya pelaku RT/RW Net menggunakan TP-Link 7210 atau seri CPE , ada juga yang menggunakan UBNT Nano Station M2. Sedangkan untuk Router / AP router dalah alat untuk menyebarkan kembali. Disini bebas bisa menggunakan apa saja asalkan bisa menyebarkan wifi dan memiliki port LAN. Contoh murahnya adalah Router Huawei HG532 seharga 130 ribu. Saya sendiri menggunakan itu di sisi pelanggan saat melakukan instalasi jaringan baru di apartemen.

Untuk referensi harga TP-Link seri CPE berkisar 600-700 ribu sedangkan untuk UBNT NSM 2 berkisar antara 1,2 juta - 1,4 juta. Akan tetapi untuk UBNT sendiri ada versi yang lebih murah yaitu NS Loco yang harganya berkisar antara 700-800 ribu, yang membedakan setau saya hanya ukuran dan jumlah portnya dimana Loco hanya memiliki 1 port utama tanpa ada port backup.

Sedangkan untuk kebutuhkan kabel LAN itu menyesuaikan data lokasi penempatannya. Harga kabel LAN biasanya 4000 rupiah per meter dan 3000 rupiah per konektor. Untuk data lokasi saya rasa bisa ditempatkan sama seperti yang sebelumnya namun tempatkan lebih tersembunyi dan sulit dijangkau mengingat alat yang kita gunakan ini sedikit mahal dan mudah terjual.

Pemasangan

Untuk pemasangan jaringannya dapat dilihat seperti topologi gambar yang saya berikan dibawah nanti. Sedangkan untuk konfigurasinya mungkin akan saya susulkan di artikel berikutnya. Namun tenang saja, disini tetap akan saya berikan kata kunci mengenai konfigurasinya.

Anggap saja saat ini radio station telah dipasang ditempat yang dikehendaki dengan arah dan posisi yang benar, lihat buku panduan biasanya ada cara pemasangan yang benar sehingga tidak perlu saya jelaskan. Yang perlu ditekankan pada pemasangan ini adalah arah, antara tegak lurus(kemiringan vertikal) dan kiri kanan dari radio tersebut. Jika target hanya berada dilantai satu sedengankan pemsangan kita selevel dengan atap genteng dan jarak tidak lebih dari 100 meter maka kemiringan vertikalnya tidak lebih dari 20 derajat. Namun jika pemasangan ingin berada di tower atau tiang mungkin bisa dikonsultasikan di kolom komentar.

 topologi cara nembak wifi

Dari desain topologi diatas kita hanya perlu menyeting Radio Station dengan mode Station atau WISP, sedangkan mode untuk LAN-nya adalah bridge. Untuk IP pada mode station atau WISP bisa diatur agar DHCP (Auto). Kemudian tinggal scan target dan hubungkan. Jangan lupa isikan password jika target dipassword.

Sedangkan pada perangkat Router/AP router pastikan DHCP sudah dimatikan kemudian atur nama SSID dan passwordnya. Terakhir hubungkan kabel LAN dari adaptor Radio yang bertuliskan LAN ke lubang yang bertuliskan LAN di AP / Router.

Mungkin akan saya buatkan artikel khusus mengenai konfigurasi ini nantinya sehingga tunggu saja updateannya atau tanyakan langsung di komentar. Dari langkah terakhir tadi seharusnya kita sudah berhasil menerapkan cara menembak wifi dan menyebarkannya kembali dan hanya perlu mencobanya. Pada kesempatan berikutnya akan saya berikan tutorial lengkap mengenai cara menembak wifi dan menyebarkannya kembali dengan alat yang sangat mumpuni seperti contoh diatas.

Nah itulah dua versi cara menembak wifi dan menyebarkannya kembali yang dapat saya berikan. Disini saya tidak memberikan opsi Radio yang berbentu antenna Grid karena sangat mencolok dan rawan ditanyai orang sekitar.

Jika masih bingung dan kepo bisa langsung ditanyakan di kolom komentar dengan syarat bahasa dan pertanyaan yang jelas. Semoga artikel Cara Menembak WiFi dan Menyebarkannya Kembali ini membantu bagi yang ingin bereksperimen nembak wifi.

Mengatasi Webmail cPanel Tidak Bisa Menerima Email

1/05/2018 Add Comment
Email di cPanel tidak bisa menerima email namun bisa mengirim email, kok bisa? Itulah permasalahan yang saya alami. Semula berawal saat hendak menggunakan email dengan domain brand untuk menjadikan email cadangan di akun sosial media dan ternyata membutuhkan autentikasi lanjut untuk menambah email.

Email cPanel Tidak Bisa Menerima Email

Saat membuka Webmail melalui cPanel  pun berjalan lancar dan  setelah login terlihat aneh karena inbox yang masuk tidak ada yang baru.Saya coba untuk mengirim email ke alamat email tersebut dan ternyata benar, bahwa semua email yang masuk tidak ada di inbox Webmail namun status terkirim. Anehnya adalah email tersebut masih bisa digunakan untuk mengirim email.

Bagaimana Bisa cPanel Tidak Bisa Menerima Email?

Setelah saya cari di forum-forum hosting ternyata ada 2 kemungkinan besar yang menyebabkan masalah Webmail cPanel tidak bisa menerima email yaitu :
  • Kesalahan konfigurasi routing email
  • MX Record pada DNS belum atau salah dikonfigurasi
Pada kasus yang saya alami ternyata pada DNS yang saya gunakan belum terkonfigurasi MX Record untuk emailnya. Saya juga tidak heran karena saat memindahkan domain manager dari cPanel ke Cloudflare hanya fokus pada website utama dan akses cPanel saja.

Cara Mengatasi Webmail cPanel Tidak Bisa Menerima Email

Dari 2 penyebab mungkin hanya salah satu saja yang menjadi pemicunya. Namun, lebih baiknya periksa semua hal yang beraitan dengan konfigurasi Webmail di cPanel. Utamanya cek bagian yang saya sebutkan tadi.

Konfigurasi Routing Email

Pastikan konfigurasi pada bagian ini sesuai dengan kebutuhan kita. Umumnya pada opsi pengaturan routing email ada 4 :
  1. Deteksi Otomatis
  2. Local Mail Exchanger
  3. Backup Mail Exchanger
  4. Remote Mail Exchanger 
Masing-masing dari 4 opsi tersebut memliki fungsi khususnya

Deteksi Otomatis
Pada opsi ini sistem akan mengidentifikasi konfigurasi yang dibutuhkan. Namun saya sarankan jangan gunakan opsi ini jika menggunakan beberapa domain sekaligus untuk webmail karena jika prioritas domain lebih rendah maka email akan dirouting ke domain tersebut. Sedangkan domain lainnya tidak bisa menerima email.
Pada opsi ini juga akan gagal jika Record Mail Exchange (MX) yang dikonfigurasi tidak benar atau belum ada, maka deteksi otomatis tidak akan terjadi dan Webmail menjadi bermsalah.

Local Mail Exchanger
Secara default mungkin pihak hosting akan memilih opsi ini. Pada opsi ini server akan selalu menerima email dan akan mengirimkan email ke kotak surat lokal pada Webmail.

Backup Mail Exchanger
Saya belum begitu paham dengan opsi ini, namun inti yang saya dapatkan adalah opsi ini digunakan untuk menampung email dan nantinya akan diteruskan ke mail exchanger(MX Record) lain yang aktif.

Remote Mail Exchanger
Untuk opsi ini jika kita pilih maka server tidak akan menerima email untuk domain yang dipilih. Sistem akan melanjutkannya ke mail exchanger bernomor paling rendah.
Dari semua opsi diatas opsi yang paling tepat untuk dipilih jika kita hanya memiliki 1 domain di cPanel adalah opsi Local Mail Exchanger. Namun jika masih gagal bisa dicoba opsi Deteksi Otomatis.

Konfigurasi MX Records

Pada cPanel terbaru saat ini pada bagian Routing Email akan langsuung disuguhkan peringatan mengenai MX Records yang harus dikonfigurasi. Wajar saja karena semua opsi yang saya jelaskan diatas tadi semuanya bergantung pada Mail Exchanger atau MX Records.

Untuk memastikan apakah kita sudah mengkonfigurasi MX Records dapat dilihat di Zone Editor (DNS). 

Konfigurasi MX Records untuk Webmail

Jika sudah memiliki pengaturan MX Records maka akan tampil di Zone Editor DNS seperti gamabar diatas. Sedangkan jika belum memilikinya tinggal ditambahan saja seperti menambahkan CNAME. 

Menambah MX Records untuk Webmail


Untuk pengisiannya sendiri sesuaikan dengan prioritas domain.


Isikan Prioritas sesuai domain yang diutamakan jika terdapat lebih dari 1 domain. Sedangkan isi Tujuan dengan domain yang akan digunakan sebegai domain email aktif.

Nah itulah cara Mengatasi Webmail cPanel Tidak Bisa Menerima Email yang dapat saya jelaskan segaligus pengalaman yang terjadi di situs Gisa Craft yang saya kelola. Mungkin masih terdapat kekurangan dalam penjelasan yang saya berikan sehingga jika masih bingung bisa ditanyakan di kolom komentar. Semoga bermanfaat dan terimakasih.